Bakda maghrib setelah selesai menerapi.
Berkunjung ke rumah family yang beberapa waktu lalu cucunya mengalami kejang.
Saat mendengar ceritanya...
Diawali diare dan panas hanya dalam kurun waktu dua puluh empat jam
Tubuhnya tidak mampu mentolirir kekendorannya.
Saat masih dikeloni sambil menyusu ibunya kusentuh adek yang usianya 2 tahun lebih ini bagian bagian tubuh tertentu masih panas, otot yang kendor, peyang ekstrim serta lutut yang lebih membuka pada salah satu sisi tersebut, tb yang lumayan ekstrim menonjol keluar .
Saat ini masih diare dengan bab yang belum mengindikasikan kondisinya yang belum membaik
Wakaupun input yang diresepkan sudah diminum secara rutin. Wajah masih mungur mungur dan sayu.
Kejadian ini adalah kasus ke 4 yang saya temui..
Salah satu pasien yang awalnya tidak kejang
Tubuh mungil yang berusia hampir tiga tahun
Tubuh semakin kesini semakin kendor tanpa bermasa
Padahal pazien sudah lama melaksanakan terapi
Tapi mengapa diare dan panas lebih sering menyerang seiring bertambah usianya Diare terus berlangsung.
Selama inj ibundanya tidak pernah cerita bahwa diusianya masih minum ASI,
Akhirnya...
Kami caba sarankan hentikan pemberian ASI nya.
Alhamdulillah biidznillah kondisinya sekarang sudah membaik dan masa otot sudah mulai terbentuk.
Kasus yang ke 4 dan sama efecknya bagi ananda
Ini menjadi ilmu buat kami ASI memberikan antibidi yang terbaik untuk buah hati sampai usia 2 tahun
Namun saat kita memperhatikan
Batasan pemberian ASI untuk ananda sampai usia dua tahun seperti dalam wahyu Allah surat Al Baqoroh : 233
"Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan,"
Apakah batasan ideal yang Allah perintahkan ini akan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang untuk kesehatan jiwa, fisik maupun mental spiritual anak kita?
Wallahualam Bissawab
Ini pengalaman kasus balita dengan masa menyusui setelah dua tahun yang tekah kami tangani dengan metode PAZ Al Kasaw.
Semoga dapat kita ambil ibrohnya.. Aaminnn..